Rabu, 31 Mei 2017

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal

Budidaya Cabe Dalam Polybag - Saat ini tak hanya petani saja yang biasa menanam cabe baik di kebun maupun dengan menggunakan media tanam seperti polybag dan pot, banyak ibu rumah tangga atau siapapun itu yang mulai suka bercocok tanam seperti budidaya cabe di lahan terbatas dengan menggunakan polybag.

Cara Menaman Cabe Dalam Polybag

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Cara Menanam Cabe Dengan Polybag atau Pot
Berbicara soal budidaya Cabe, ada satu cara yang kami rasa sangat praktis dan efektif jika membudidayakannya di lahan sempit, apa lagi kalau bukan dengan cara menggunakan polybag. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk menanam cabe dalam polybag, perawatannya juga lebih mudah dan tentunya dengan hasil yang melimpah. Lalu seperti apa langkah-langkah dalam budidaya cabe dengan menggunakan polybag ? Yuk kita simak ulasannya.

Persiapan Bahan Yang Diperlukan

Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam budidaya cabe menggunakan polybag :
  • Polybag Ukuran 4 inc (untuk proses penyemaian) atau Media semai / tray semai
  • Polybag ukuran 18 inc (sebagai mediia tanam / untuk pemindahan tanaman cabe saat sudah besar)
  • Media tanam (campuran tanah, pupuk kandang, arang sekam)
  • Bibit cabe merah / cabe rawit
  • Nutrisi tanaman (pupuk organik / pupuk kandang)

Pemilihan Benih Cabe

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Benih Cabe
Sampai disini sebenarnya kita sudah siap untuk menanam cabe dengan menggunakan polybag. Namun sebelum mulai menanam, hal yang perlu diperhatikan dan sangat penting adalah pemilihan benih cabe. Anda harus menentukan jenis cabe apa yang akan di tanam karena ada banyak sekali jenisnya. Misalnya mau menanam cabe rawit / cabe lokal, maka Anda harus selektif dalam mengambil dan memilih cabe mana yang akan dijadikan bibit. Pilihlah cabe dengan ciri memiliki bentuk yang cukup besar dan bagus, pastikan juga cabe yang akan dijadikan bibit harus benar-benar tua / merah.

Proses pemilihan benih cabe cukup mudah untuk kita lakukan. Pertama kita belah terlebih dahulu setiap bibit cabe, lalu mengeluarkan biji-biji cabe dan mencucinya dengan tujuan menghilangkan lendir pada biji cabe. Langkah selanjutnya adalah menyelekasi biji cabe yang akan dijadikan benih dengan cara merendamnya, nanti akan kelihatan biji mana yang akan kita pilih dan yang mana yang akan dibuang. Biji yang bagus untuk dijadikan benih adalah biiji-biji yang tenggelam, sedangkan biji yang mengapung kita buang karena tidak dapat dijadikan bibit.

Proses Penyemaian Cabe

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Penyemaian Benih Cabe
Jika benih cabe sudah diseleksi, selanjutnya adalah penyemaian untuk menghasilkan bibit cabe unggul. Brikut langkah dalam melakaukan penyemaian benih cabe :
  • Pertama siapkan media tanam untuk penyemaian. Bahan-bahannya terdiri dari tanah dan kompos / pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1
  • Campur bahan-bahan diatas hingga merata lalu dan letakkan di wadah semai / tray semai, diamkan selama kurang lebih 1 minggu. Usahakan media tanam ini terhindar dari hujan maupun sinar matahari secara lansung.
  • Saat media penyemaian sudah siap selanjutnya merendam benih cabe dengan menggunakan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Anda dapat menambahkan ZPT atau dapat pula digantikan dengan air bawang merah sebagai perangsang pertumbuhan.
  • Sebelum benih diletakkan di media penyemaian, anda dapat menyemprot media semai hingga basah atau lembab. Kalau sudah benar-benar siap selanjutnya letakkan benih cabe dengan jarak 3 cm x 4 cm atau juga 4cm x 4cm.
  • Selanjutnya tutup tipis dengan tanah halus. Lalu tutup dengan menggunakan daun pisang atau dengan plastik hitam dengan tujuan agar kondisi media penyemaian cabe tetap hangat dan lembab sehingga proses "kecambah" lebih cepat dan maksimal.
  • Anda juga dapat menggunakan polybag ukuran 4 inc dimana satu polybag berisi satu benih cabai.
  • Letakkan media penyemaian cabe di tempat yang cukup teduh, dua hari kemudian media semai mulai diperkenalkan dengan sinar matahari secara bertahap.
  • Biasanya setelah 7 hingga 10 hari bibit cabai sudah berkecambah. Saat usia 25 hari hingga satu bulan bibit cabai dipindahkan ke polybag utama sebagai medai tanam.

Proses Penyiapan Media Tanam Dalam Polybag atau Pot

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Media Tanam Polybag
Media tanam dengan menggunakan polybag maupun pot dapat kita siapkan sekitar 10 hari sebelum bibit cabai siap dipindah atau pada saat 15 hari setelah proses penyemaian. Bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu :
  • Tanah gembur
  • Pupuk kandang / kompos
  • Arang sekam
Campurkan semua bahan dengan perbandingan 3:2:2 (tanah, pupuk kandang, sekam) lalu masukkan ke dalam polybag berukuran 18 inc atau lebih besar. Jika Anda menggunakan pot dapat memanfaatkan barang-barang bekas di rumah seperti ember dan karung. Letakkan media tanam ini dengan jarak sekitar 7 hingga 10 cm antara polybag yang satu dengan yang lainnya.

Proses Pemindahan Bibit Cabe ke Polybag atau Pot

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Pemindahan Bibit Cabe
Saat sudah cukup umur (25 s/d 30 hari) setelah penyemaian, saatnya bibit cabe dipindahkan ke media taman yaitu polybag / pot. Lakukan poses pemindahan dengan hati-hati, jangan mencabut bibit dari media penyemaian melaikan dengan cara mencongkelnya agar agar tetap utuh dan tidak sampai putus. Sebelum dipindah, usahakan menyiram media tanam terlebih dahulu agar lebih maksimal.

Perawatan atau Pemeliharaan Tanaman Cabai Dalam Polybag / Pot

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Perawatan Tanaman Cabe

Proses perawatan tanaman cabe dalam olybag tentu jauh lebih mudah dibandingkan dengan budidaya tanaman cabe di lahan seperti pada umumnya. Beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya penyiraman, pemasangan anjir / tiang dan penyiangan serta penggulangan penyakit atau hama. Brikut cara melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman cabe di polybag :
  • Penyiraman - Seperti tanaman pada umumnya, cabe juga membutuhkan air dalam proses pertumbuhannya. Penyiraman dilakukan secara bertahap, artinya jangan terlalu basah dan jangan pula membiarkannya sampai kering.
  • Pemasangan Anjir - Agar batang cabai tetap kokoh dan tidak mudah roboh saat diterpa angin, sebaiknya lakukan pemasangan anjir sebagai tiang tanaman cabe. Proses pemasangan diusahakan sesegera mungkin setelah bibit cabe dipindah agar tidak terlambat dan tidak merusak akar cabe.
  • Penyiangan - Walau tanaman cabe dengan sistem polybag / tabulampot, bukan berarti 100 % terhindar dari adanya rumput / gulma yang mengganggu pertumbuhan cabe, sehingga penyiangan perlu dilakukan agar media tanam tetap bersih dari gulma / tanaman pengganggu.
  • Pemeliharaan perlu dilakukan agar proses perkembangan cabe dapat lebih maksimal sehingga menghasilkan buah yang banyak. Anda dapat merempel tunas-tunas yang tumbuh di bagian paling bawah tanaman.

Pemupukan Cabe di Polybag / Pot

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Pemupukan Tanaman Cabe
Pemupukan dilakukan dengan bertahap, berikan pupuk NPK ke dalam polybag dengan dosis 1 sendok makan setiap satu bulan sekali atau dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman. Jika Anda ingin membudidayakan tanaman cabe secara organik, pupuk NPK dapat digantikan dengan pupuk kandang atau pupuk cair, akan lebih bagus jika ada pupuk kandang kambing sebagai tambahan nutrisi tanaman cabe dalam polybag.

Pengendalian Hama dan Penyakit Cabe

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
enyakit Cabe
Seperti yang kita ketahui bahwa hampir setiap tanaman memiliki hama dan penyakit, begitupun juga dengan tanaman cabe dalam polybag / pot. Hama dan penyakit ini banyak jenisnya sehingga cara menanggulanginya pun juga berbeda. Berikut beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman cabe :

Hama Tanaman Cabe
  • Hama ulat, salah satu hama ulat yang sangat mengganggu adalah grayak (Spodoptera litura). Grayak merusak daun cabe hingga bolong, alhasil proses fotosentesis pada tanaman cabe juga terganggu dan kurang maksimal
  • Hama tungau, serangan hamam tungau ini dapat membuat daun cabe keriting dan menggulung kebawah, Kondisi daun berubah menjadi lebih tebal dan kaku, akibatnya pembentukan pucuk tanaman cabe terhambat.
  • Hama kutu daun, Hama ini biasanya menyerang daun cabe dengan cara menghisap cairan, akibatnya daun mengering dan mati.
  • Hama lalat buah, lalat buah atau Bactrocera dorsalis pada tanaman cabe menyerang buah sehingga mengakibatkan kerontokan pada buah cabe sebelum dipanen.
  • Hama trips (Thrips), hama ini biasanya mengakibatkan daun terlihat garis-garis keperakan, selain itu juga ada bercak kuning kecoklatan dan menjadikan tanaman cabe menjadi kerdil.
  • Solusi dan cara menanggulangi hama cabe dapat menggunakan pestisida baik dengan yang kimia maupun dengan pestisida alami buatan sendiri.

Penyakit Tanaman Cabe

  • Bercak daun
  • Patek atau antraknosa
  • Busuk
  • Layu
  • Bule atau virus kuning
  • Keriting daun atau mosaik
  • Solusi dan cara menanggulangi penyakit cabe ini berbeda-beda, insyaallah akan kami bahas lebih detail pada postingan berikutnya.

Masa Panen Cabe Polybag / Pot

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot Agar Maksimal
Panen Cabe
Proses panen cabe dalam polybag dilakukan saat buah sudah merah. Lama masa panen setelah cabe ditanam berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis/ benih cabe yang ditanam, cara perawatan, lingkungan dan lain sebagainya. Namun pada umumnya tanaman cabe mulai panen pertama saat usia sekitar 60-75 hari.

Waktu yang baik untuk memanen cabe adalah saat pagi hari dengan tujuan supaya kesegaran cabe tetap terjaga, usahakan tidak memanen cabe saat siang atau malam hari.

Panduan Budidaya Cabe Menggunakan Polybag atau Pot ini dapat diterapkan pada budidaya cabe dengan skala besar maupun kecil. Kami sarankan agar Anda juga mencari referensi panduan cara menanam cabe di website lainnya sebagai bahan perbandingan dan juga tambahan referensi agar budidaya cabe nantinya dapat lebih maksimal sehingga menghasilkan buah yang banyak dan melimpah. Semoga bermanfaat.